-sebuah kejujuran-

Pertama kali mengenakan jilbab jujur, aku tidak memiliki jawaban yang pasti, aku HANYA ingin pulang, kembali ke ALLAH … yang waktu itu kurasakan adalah sudah bukan waktunya lagi aku bermain-main dengan dunia, menjadi gadis tomboy, seenaknya sendiri dan tenyata aku lelah… bukan kebahagiaan itu yang aku cari, dan bukan itu arti bahagia, lalu DIMANA?

Dan aku mengayunkan langkah untuk mencari ALLAH, dan langkah pertama aku adalah mengenakan Jilbab. Sumber idenya adalah dari sahabat-sahabatku-lebih tepatnya anggota gengku di SMU- semua anggota genk berjilbab kecuali aku, kami dari berbagai karakter yang bisa dibilang cukup berbeda, selain itu keinginan berjilbab muncul dari sifat romantismeku, Jika aku ingin mendekat kepada kekasihku maka hal pertama adalah aku harus mempercantik diri, ALLAH menyukai perempuan yang menutup auratnya dengan hijab, perhiasan seorang perempuan muslimah adalah akhlaknya yang solehah, orang akan langsung mengenali aku bahwa aku adalah muslim karena jilbab aku, karena jika tidak maka aku tidak ada bedanya dengan yang bukan … iya HANYA ini langkah awal aku. HANYA ini.

Dan dalam langkah awal ini, banyak hal yang manghadang… Mulai dari orang tuaku yang tidak memahami keputusanku, dalam benak mereka berjilbab adalah pengekakangan terhadap segala bentuk aktifitasku, dan masa depanku (orang tuaku pengen aku masuk AKLPOL) butuh waktu yang tak sebentar meyakinkan orang tuaku. Dan pertama kali metamorforsisku aku mengenakan jilbab yang seadanya, ya sangat seadanya. Yang bisa dibilang belum memenuhi syariat, seragam sekolah pun aku mencari bekas dari kakak kelasku, dan akhirnya pada satu masa orang tuaku pun memahami keputusanku.

Kemudian tarikan tarikan ALLAH terus membetot ubun-ubun aku untuk melepaskan semua atribut kejahiliahan aku … Tanpa aku sadari, aku mulai mencintai hal-hal yang menuju kepada sang pemilik napasku, tanpa aku sadari aku terbawa arus kebaikan, aku tenggelam didanau pengajian,ya danau pengajian yang selama nie tak pernah tersentuh olehku, sebuah danau yang memberiku obat atas kehausan yang selama nie kuderita, dan semua kerinduanku terobati sudah, tepat ketika aku diterima di salah satu perguruan tinggi di Jogjakarta. Ya di Fakultas Peternakan-UGM- tempat yang tek pernah aku bayangkan sebelumnya….

Metamorforsisku berjalan kembali, hati ini dan mata ini benar2 terbuka, ketika aku ikut AAI dan pertama kali bertemu dengan Mbak Murobiku, yang subhanalloh menyejukkan hatiku. Tiap apa yang diucapkannya sangat sarat makna, tak ada yang sia2, suntikan ruhiyah pelan tapi pasti merasuk ke qalbuku… dan yang membuat aku tergugah, ketika beliau mengungkapkan kerinduannya yang teramat sangat kepada Rasulullah SAW bulir-bulir air matanya jatuh membasahi gamisnya… dan saat itu akupun menangis…

Dan ternyata perjalananku tak semulus yang aku kira, aku ganti Murobbi. Ada pergolakan hebat dalam batinku, aku disuruh pake rok… duh Gusti aku belum bisa dan bagaimana dengan keluargaku jika aku berpakaian seperti itu. Akupun mulai mencari, ya mencari sosok murobi yang selama ini telah membuat aku jatuh cinta dengan Islam. Aku berada di lingkungan yang luar biasa. Tak pernah aku merasa sedamai ini sebelumnya. Hingga aku  dipertemukan dengan sahabat-sahabat terkasih, yang menuntun aku mengajariku tentang ilmu agama, bagaimana bersikap dan sebagainya. Mereka tau aku masih cukup “nakal” tapi kesabaran mereka sampai sekarang membuat aku benar menyayangi mereka… dan satu hal yang aku dapat mereka, apa arti menolong tanpa pamrih… luar biasa dasyat…

Guys… mungkin pada saat kita sudah berniat mengenakan jilbab, banyak sekali pertanyaan muncul di hati, dan tak jarang pula syetan membisikkan bisikannya yang sangat syahdu dan halus ke hati kita. Pernah denger nie kagak “yang penting hatimu dulu ditutupin, gak pake jilbab gak papa kan?” Guys… hati tu sifatnya abstrak, kita juga ndak tau apa dan bagaimana yang terjadi dengan hati kita, Guys…. Akan lebih baik jika kita menutupi “yang terlihat” dulu, dan Insya Allah dengan kuasa-Nya Alloh akan menjaga kita dan menguatkan hati kita.

Bukankah indah akan semakin indah bila tertutup, akan menarik jika ia tidak terlihat, akan tetap menjadi misteri, yang tidak pernah akan selesai kecuali memiliki, sesuatu yang tidak bisa disingkap apalagi disentuh akan menimbulkan kerinduan… yang tersembunyi dengan baik dan terjaga akan memiliki nilai yang tinggi… tanpa hijab, tidak ada daya tarik, tidak ada KERINDUAN… bukankah ALLAH adalah misteri, dan tersembunyi maka kita semua merindukanNYA, bisa dibayangkan jika ALLAH terlihat oleh mata dunia kita kan? 🙂

Iya, inilah aku yang tidak pernah punya jawaban mengapa aku tiba-tiba kesetrum dan mengenakan jilbab … hanya ALLAH yang memiliki jawabannya karena aku tidak sanggup menjawab, yang pasti ketika kening menyentuh sajadah, ketika air mata tumpah saat tahajud, ketika tangan terangkat tinggi-tinggi untuk memohon ampunan, ketika titik NOL adalah titik kepasrahan aku atas semua yang ALLAH titipkan kepada aku, ketika tidak ada lagi jarak antara ALLAH dan aku, ketika jilbab aku menutup dada aku, ketika rok panjang semata kaki menjadi perhiasan aku, sebuah impian dan cita-cita terdekatku, ya cita-cita setelah aku menyelesaikan amanahku ini,  maka inilah kebahagian yang sesungguhnya aku cari kemarin …

Doakan aku kuat yah dan istiqomah dengan langkah yang aku ayunkan ini … Doakan aku kuat dan istiqomah yah dengan tarian tanpa topeng ini, dengan dawai tasbih dan hamdallah… aku ingin berpulang dengan pakaian yang disukai ALLAH.

Ya ALLAH kuatkan aku, hingga aku menutup mata, mempertanggung jawabkan semua perbuatan aku di mahkamah agung milik MU …

Iklan
Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Surat cinta untuk calon kekasihku…

Sedikit goresan tinta yang hampir mengering,

Untukmu Calon Suamiku yang masih menjadi rahasia-Mu…

Calon suamiku yang masih menjadi rahasia-Mu, beberapa bulan ini adalah sebuah masa yang singkat, karena sepanjang usia kita pun takkan bisa benar-benar mengenal dua pribadi yang berbeda. Masa taaruf ini hanya titik awal kita memulai perjalanan ini. Ingatlah calon suamiku, perjalanan kita nantinya tidak selalu semulus yang kita rencanakan. Akan banyak kejutan dari-Nya yang bisa membuat kita tersenyum, tertawa, menangis, bahkan terluka. Namun, jangan sampai gentar calon suamiku. Tetaplah tegar dan kuat menghadapinya. Insya Alloh jika kita menikah, kita kan selalu bersama, berusaha bersabar dan mengambil hikmah di setiap kejutan itu.

Ingatkah engkau calon suamiku. Nasehat bijak dari orang tua kita? Beliau tak lebih tinggi pendidikannya dari kita. Namun, mereka telah melalui perjalanan yang panjang. Telah banyak bunga dan duri yang mereka temui. Dan pastinya, mereka lebih banyak mengambil hikmahnya. Maka calon suamiku, mari kita renungkan nasehat tersebut. Sama-sama kita perbanyak bekal dalam perjalanan panjang kita.

Camiku, aku ingin selalu menjadi bidadari untukmu. Tidak hanya di dunia sekarang, tapi juga sampai ke surga Allah kelak. Maka, tak akan mudah seperti yang ku bayangkan untuk mencapainya. Dinda juga perlu bantuan dan dukunganmu, wahai camiku. Ingatkanlah dengan tegas setiap kesalahanku namun dengan kelembutanmu. Karena calon isterimu ini hanyalah tulang rusuk mu yang bengkok. Jangan kau paksakan meluruskannya, karena ia akan patah. Tapi jangan juga kau biarkan karena ia akan selamanya bengkok. Bimbinglah calon isterimu ini untuk meraih ridho dari mu dan terutama ridho dari Allah.

Ketahuilah calon suamiku, aku hanyalah manusia biasa yang jauh dari sempurna. Begitu juga dengan dirimu. Aku hanya wanita yang bisa rapuh. Begitu juga engkau hanya lelaki biasa yang bisa menjadi khilaf. Kita hanya pribadi yang mempunyai ego masing-masing. Kita bisa mengajukan semua logika untuk merancang masa depan surga kita. Namun, kita tidak berdaya dengan kuasa-Nya. Hanya kekuatan doa lah yang bisa membantu kita. Hanya kesederhanaan pemikiran kita tentang sabar dan syukur yang bisa menyelamatkan kita.

Jangan pernah takut camiku, jika suatu saat badai datang menerjang kapal kita.Insya Alloh aku kan selalu mendampingimu melawan badai itu. Luruskan arah dan kembangkan layar, aku kan membantumu dengan kompas penunjuk arah yang benar. Tetaplah tabah menghadapinya karena badai itu kan mendewasakan kita hingga nantinya kita sampai ke pulau impian itu. Karena Allah tidak akan menguji kita di luar kesanggupan kita. Yakinlah akan ada terang setelah gelap malam. Kuatkanlah desain kapal kita agar anak-anak kita nantinya tetap aman di dalamnya meski kita menghadapi goncangan. Persiapkanlah untuk mereka pendidikan akhlak yang terbaik sehingga mereka bisa meneguhkan perjuangan kita dan menguatkan dengan doa.

Tak banyak lagi kata-kata yang bisa kutuangkan dalam surat ini, calon suamiku. Karena kata takkan cukup menceritakan tiap hal yang akan kita temui. Sekian surat dari ku untukmu calon suamiku. Kutitipkan doa di dalam surat ini, dan akan kukirim dengan penuh cinta kasih sayang hanya untuk-Mu.

Dari wanita tak sempurna yang sedang belajar menjadi perhiasan dunia untukmu, sebagai isteri sholeha.

Bumi Allah, tepat 6 bulan perkenalan kita.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Jogja, I’m in luph part 1

Hem.. ma nie kota aku bener-bener home sick, padahal bukan kota kelahiran. 4,5 tahun di Yogya cukup bahkan sangat meninggalkan bekas yang terdalam. Dan tiap sisi kotanya sungguh luar biasa, ada haru, rindu dan semua yang gak bisa aku ungkapin deh… dan ada satu kisah (lebih dink) antara aku dan Yogyakarta…

17 July 2010….

Perjalanan di mulai dari Pabrik tempat saya bekerja jam 12.00 waktu Pasuruan. Pergi menyusuri jalan yang menurutku tambah panjang aj, dan sebuah petualangan benar2 dimulai (setelah sekian lama ndak pergi ke Jogja naek bis ekonomi guayaaaa he.he.he.) perjalanan Subhanallloh yang sangat menegangkan dan menyenangkan Alhamdulillah sampai Yogya dengan selamat ^_^

Turun Janti-and semua dimulai waktu itu…

Tak berapa lama Silver datang-and membawaku menuju tempat yang wonderful… (Silver datang dengan pemiliknya, gak mungkin berangkat ndiri he..he..)

Di daerah Resto Mrican- Warung Bakso Jamur Bu Tommy- baksonya enak low.. secara aku orangnya doyan banget kuliner, and makan. Pertama kali maem bakso jamur… waktu ntu ept maemnya gak pake saos, kecap alias putihan… kuahnya kerasa banget-perlu diketahui tiap hari kuahnya Alhamdulillah habis, jadi mommy-panggilan aku buat Bu Tommy- meracik formulanya tiap hari, demikian juga baksonya…
Yang buat maknyus.. bakso jamurnya, ada serabut warna gelap (dari jamur kuping) dalam baksonya… dan rasanya juga enak banget, baksonya tuh lembut dan lumer di lidah. Sebenarnya waktu ntu mo nambah, secara aku pecinta bakso. Tapi sungkan… udah ditawari sih sama Papa-panggilanku kepada suami dari Bu tommy- bisa mati gaya jika aku terima, berasa jatuh dari lantai 13 (amit-amit jangan sampe deh aku jatuh *_*)

Ngabisin waktu bersama ngobrol banyak hal, mpe waktu tutup tiba… humz.. aku semakin cinta dengan keluargaku.. walaupun jarang ketemu, but truly I luph them so much, dan akhirnya aku berhasil ngesun mommy… ^_^

Yen inget waktu izin “mommy, ept boleh ngesun mommy?” wuahahahahaha, harusnya izinnya ke papa dink..dink..dink… @_@

Dua kecupan mendarat di pipi mommy tersayang… kesan yang gak akan aku lupakan, Alhamdulillah terima kasih ya Alloh ^_^ (papa afwan, ndak izin papa dulu… >,<)

Perjalanan pun dilanjutkan, Silver membawaku ke suatu tempat yang gak asing tapi baru pertama kali aku ke sana. Yups.. di daerah Jalan Solo depan LPP sebelahnya Giant Yogya, KOPDAR(pertama kali dalam hidup aku guys keren banget dah ^_^) ketemu temen-temennya yang punya silver dan ketemu temennya silver juga.. ada 6 KAWASAKI ZX 130 sama 1 HONDA.

Pengalaman baru dalam hidup ept, ketemu bikers community (JOZXY) luar biasa, ept dapat crita yang sangat wow amazing…

ekspresi pertama waktu denger crita “Apa mbak, 4 jam naek motor?? OMG Gak panas apa ya pantatnya??” mbak2 nya ntu istri dari bapak2 bikers, yang beliau berdua (mbak2nya ntu) berasal dari luar kota jogja ada yang dari Purwodadi dan Magetan, beliau berdua bercerita suka dukanya menemani suami touring, touring yang menurut beliau berdua cukup berkesan waktu di pemandian Gucci (lupa aku daerah mana) pemandian air panas gitu lah, perjalanan gak terlalu jauh dan bisa memanfaatkan waktu sebaik mungkin di tempat wisata, bisa gojek (apa artinya yaks? Mo Tanya malu >,< dan akhirnya mpe sekarang kagak mudeng @_@), ada permainan, dan tubuh kembali fit saat mo perjalanan balik ke Jogja. Dalam hati ept bilang “humz… keren banget ibu2nie… setia menemani suami, kok bisa ya naek motor mpe segitu lama????”

Ngobrol ngalor ngidul, dan langsung deh ada pertanyaan yang MJJ (mak jleb-jleb)… “hayo wis gek ndang nikah wae, kami siap kok…” dink..dink..dink… bingung mode on… dalam hati mah bilangnya “ept mah nunggu yang sono aja tuh, ready to use kok” halah emange opo yo?? he..he..he.. Benar-benar gak nyangka akan muncul pertanyaan tersebut… harusnya kasih daftar pertanyaan dulu bu, nah nti kami diskusikan baru deh bisa dijawab dengan baik dan benar. Lah kemaren mah gak dapat nilai 100 huks..huks…

Kesan yang cukup membekas, don’t judge the book from the cover, ya itulah kebanyakan masyarakat menilai klo komunitas komunitas yang temen-temen bentuk bernilai negative, klo pun ada yang bernilai negative hanya oknum saja bapak2 dan ibu2, dan sayangnya awak media terlalu mengekspose hal tersebut, jadi tambah negative deh… padahal klo kita mau mengenal lebih jauh, ada hal yang amazing banget low.. waktu ngumpul gak Cuma diisi dengan obrolan-obrolan yang ga mutu, jangan salah… saat ngumpul seperti itu, ibaratnya buku yang jadi jendela dunia, anggota komunitas tersebut juga bisa menjadi “buku berjalan” low. Segala bentuk informasi, pengalaman, dan banyak hal yang belum kita tau bisa kita ketahui dari beliau-beliau. Jam terbang beliau juga tinggi, selain kita dari beda lingkungan, latar belakang dsb.

Jadi inget nasehat Ayah… “tiap orang punya ilmu masing-masing, mereka adalah guru buat kita. Belajarlah dengan bijak dan baik…” betul banget nasehat Ayah, dan mau gak mau ept harus lebih bisa membawa diri, bisa dibilang this’ new world for me… dan harus benar-benar segera bertransformasi he..he..he..

Then perjalanan dilanjutkan kembali menyusuri kota Yogyakarta dimulai dari Jln Solo. Malam pun kian pekat hampir tengah malam, dan the real Jogjakarta benar-benar terasa. Luar biasa deh… sepanjang jalan ada buaaaaaaanyaaaaaak komunitas komunitas pada mangkal, sepanjang Jalan Solo di kanan kiri jalan udah pada parkir tuh bikers, dan kebetulan semalam ada Jambore Kawasaki di Mandala Krida but khususon buat pengendara NINJA. Silver terus melaju tuh, mpe akhirnya sampe di daerah Tugu Jogjakarta… benar2 amazing lighting nya keren, menjadikan Jogja lebih hidup (lum sempat motret) dan di sana ada berbagai macam fotografer, turis asing maupun local (termasuk akyu ^_^) mengabadikan keindahan dan kecantikan daerah sekitar Tugu Jogja.

Sampai akhirnya di Jalan Malioboro… nie dia yang aku suka.. Jalan Malioboro jadi sepi dari pedagang kemegahan dan keangkuhan gedung-gedung tua benar-benar kelihatan. Nyenengin banget dah… tapi tetep rame, rame karena ada beberapa komunitas yang mangkal di sepanjang jalan. Dan yang paling cool adalah di KM 0 (daerah perempatan depan Gedung Agung-Istana Presiden- semoga bener deh lupa euy >,<) ada berbagai manusia tumplek bleg di sana, mulai dari bapak bapak, ibu2 mpe anak2 yang masih balita… klo pemudanya mah jangan ditanya sudah pasti datang meramaikan Yogyakarta. Silver pun parkir di depan Monumen Sebelas Maret, menikmati tiap detik waktu yang kami lalui berdua, but truly jadi cemburu ma Silver, that night Silver yang jadi modelnya >,< huks.huks… biasanya ept yang jadi modelnya… (sayang ya fotonya lum bisa terupload…) dan akhirnya kami pun pulang. Silver mengantarku ke rumah sahabatku –Rere-

@ Rumah Rere jam 23.45 waktu Jogjakarta. Masih seperti dulu, bedanya dia mah tambah kurus, jadi pengen T.T
kami pun cerita banyak hal, ngangeni tenan jhe… jadi inget masa2 dulu saat aku home sick ngabur deh nginep di rumah Rere, sering buanget ngrepoti. Dan akhirnya rasa lapar menyerangku… bongkar dapurnya Rere, goreng tempura 8 biji abis, akan tetapi setelah itu ada tragedy, gak bisa tidur mpe jam 2 pagi, sakit perut yang teramat sangat, sisa diare waktu di Pasuruan… dan akhirnya aku tertidur, coz cuapek bolak balik kamar mandi T.T humzzzzz time to sleep now….zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz

Terima kasih ya Silver sayang untuk malam nie, besok akan dilanjutkan dengan petualangan baru… ^_^

Bersambung dulu njih…. Nti ada part 2 nya…
Ada kejutan di part 2 nya nih, kisah antara aku dan dia (ups sapa tuh ^_^) just wait…..

With love, Eptie

===================================================

NB: harusnya nie posting di blog, tapi blog aku lagi eror, kagak tau tuh kenapa, padahal ru inget paswordnya setelah sekian lama gak posting, weh udah niat banget mo posting eror… he..he..he..
gak papa deh, intinya mah sama aja… nulis dan semoga bisa memberikan manfaat buat semua amin.

permohonan maaf dihaturkan, jika ada pihak yang gak berkenan…

terimakasih….

fo r mamasku tq for the advice and inspirasinya ya ^_^"Tugu Jogja"

Dipublikasi di Uncategorized | 2 Komentar

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Dipublikasi di Uncategorized | 1 Komentar